Duka Musik Tanah Air: Ricky Siahaan Tutup Usia Saat Tampil di Jepang

20 April 2025 14:07

Serangkai.co.id – News Update

Dunia musik Indonesia kembali berduka. Ricky Siahaan, gitaris band metal legendaris Seringai, meninggal dunia secara mendadak pada Sabtu malam, 19 April 2025, saat sedang menjalani tur di Jepang. Sosok yang dikenal energik di panggung ini tutup usia karena serangan jantung. Berikut rangkuman fakta penting mengenai kepergiannya yang mengejutkan publik:

1. Meninggal Saat Tur “Wolves of Asia Tour” di Jepang

Uploaded Image

Ricky wafat pada pukul 22.10 waktu Jepang di Tokyo, usai tampil dalam acara Gekiko Fest, bagian dari tur “Seringai Wolves of Asia Tour.” Konser tersebut menjadi penampilan terakhirnya bersama band yang telah ia besarkan sejak 2002.

2. Dikonfirmasi oleh Kepolisian Tokyo

Uploaded Image

Awalnya, informasi kematian Ricky tersebar dari musisi Jepang, Freya Fox, yang salah menyebut posisi Ricky sebagai drummer. Namun, satu jam kemudian ia mengoreksi bahwa Ricky adalah gitaris, dan kematiannya telah dikonfirmasi oleh kepolisian Tokyo sebagai akibat dari serangan jantung.

3. Unggahan Terakhir Berisi Semangat dan Sukacita

Uploaded Image

Hanya beberapa jam sebelum meninggal, Ricky sempat mengunggah momen konser mereka di Shinjuku. “Japan, we have lift off. Show number 4, Merry Go Round Shinjuku was an effing blast!” Ia juga menceritakan pertemuan hangat dengan teman-teman dari Jepang, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

4. Tur Asia yang Penuh Antusiasme

Sebelum Jepang, Ricky dan Seringai telah tampil di Taiwan, termasuk di kota Taichung, Taipei, dan Kaohsiung. Ia menyebut pengalaman tur ini sebagai momen penuh energi dan persahabatan lintas negara, di mana mereka tampil bersama band-band dari Filipina dan Taiwan.

Uploaded Image

5.Ricky: Sosok Ikonik dan Visioner di Dunia Musik Keras

Uploaded Image

Ricky lahir dengan nama Ricardo Bisuk Juara Siahaan pada 5 Mei 1976. Selain dikenal lewat Seringai, ia juga aktif di komunitas kreatif dan musik independen. Ia merupakan figur penting dalam membentuk wajah musik keras Indonesia yang intelektual, sosial, dan lantang menyuarakan keresahan masyarakat urban.

Kesimpulan

  • Ricky Siahaan meninggal dunia saat tur di Jepang akibat serangan jantung. Ia dikenang sebagai sosok yang energik, bersahabat, dan berdedikasi tinggi dalam musik. Unggahannya sebelum wafat menjadi pengingat akan semangat dan cintanya pada musik dan komunitas.

Refleksi

Kepergian Ricky bukan hanya kehilangan bagi Seringai, tetapi juga bagi skena musik Tanah Air. Ia pergi di puncak semangat, saat menghidupi panggung dan menjalin persaudaraan lintas batas. Ia tak hanya bermain gitar, tapi juga membangun mimpi banyak orang di panggung yang keras namun penuh cinta.

BACA JUGA
LAGI TRENDING

#3