24 Maret 2025 03:07
Serangkai.co.id – Jakarta. Dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan, Presiden Prabowo Subianto menggelar acara buka puasa bersama di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (21/3/2025). Momen sakral ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi internal Kabinet Merah Putih, tetapi juga diisi dengan ceramah keagamaan dari Ustaz Adi Hidayat yang menyentuh hati para pejabat negara.
Acara buka puasa ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri Kabinet Merah Putih, wakil menteri, kepala badan, Panglima TNI, Kapolri, hingga Jaksa Agung. Dalam suasana khidmat dan kekeluargaan, para pejabat berkumpul untuk memperkuat semangat kebangsaan dan spiritualitas dalam menjalankan amanah negara.
1. Pesan Moral: Integritas dan Koneksi Spiritual
Gambar : Maklumat.id
Tepat sebelum waktu berbuka puasa, Ustaz Adi Hidayat tampil memberikan tausiyah yang mendalam. Dalam ceramahnya, UAH sapaan akrabnya menekankan pentingnya membangun konektivitas antara individu dan Tuhan dalam setiap lini kehidupan, terlebih bagi para pemegang jabatan publik.
“Saat seseorang memiliki kesadaran penuh bahwa dirinya terus diawasi oleh Tuhan, maka secara otomatis lahir integritas. Tak hanya dalam ucapan, tapi dalam seluruh keputusan dan kebijakan yang diambil,” ujar UAH dalam ceramahnya di hadapan para pejabat tinggi negara.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa dalam konteks pemerintahan, integritas yang bersumber dari kesadaran spiritual akan menjadi fondasi penting untuk membangun negara yang bersih, adil, dan berpihak kepada rakyat.
2. Harmoni Spiritual di Tengah Tugas Negara
Gambar : Palu Ekspress
Suasana semakin sakral ketika Ustaz Adi Hidayat memimpin doa berbuka puasa bersama. Setelah itu, seluruh peserta berbuka dengan menu sederhana dan dilanjutkan dengan salat maghrib berjemaah. Momen tersebut menjadi refleksi bahwa di tengah kesibukan politik dan pemerintahan, spiritualitas tetap menjadi energi utama dalam memelihara semangat pengabdian.
Presiden Prabowo sendiri tampak haru dan khusyuk mengikuti jalannya acara. Dalam sambutannya singkat usai berbuka, ia menekankan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen dan kejujuran dalam menjalankan tugas negara.
“Kita perlu mengingat bahwa amanah rakyat adalah tanggung jawab besar. Dengan kekuatan spiritual dan kebersamaan, kita bisa jalankan tugas ini dengan baik,” ucap Prabowo.
3. Refleksi Ramadan Kabinet Merah Putih
Gambar : Liputan6
Acara ini sekaligus menjadi simbol bahwa pemerintahan Kabinet Merah Putih tak hanya fokus pada capaian program kerja, tetapi juga membangun kekuatan moral dan etika di tengah tantangan zaman. Tausiyah dari UAH menjadi pengingat bahwa Indonesia tak hanya butuh pemimpin yang cerdas, tapi juga yang berhati bersih dan bersandar pada nilai-nilai spiritual.
Dengan tausiyah ini, diharapkan Kabinet Merah Putih dapat terus melangkah dengan semangat baru, menanamkan nilai kejujuran, kesetiaan terhadap rakyat, serta keteguhan dalam menegakkan kebenaran.
Sumber Referensi:
Kumparan
Suara.com
Tempo
03 April 2025
02 April 2025
29 Maret 2025
28 Maret 2025
27 Maret 2025
02 April 2025
29 Maret 2025
03 April 2025