20 Maret 2025 00:37
Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia. Aktor senior Mat Solar, yang dikenal luas sebagai Bajuri dalam sinetron "Bajaj Bajuri", meninggal dunia pada Senin, 17 Maret 2025. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan artis, dan penggemarnya. Mat Solar bukan sekadar aktor, tetapi sosok yang menghadirkan kebahagiaan dan tawa bagi banyak orang. Gaya bicara unik dan pembawaan jenakanya menjadikannya salah satu ikon komedi Indonesia.
Selain berbakat, Mat Solar dikenal sebagai pribadi yang hangat dan rendah hati. Dedikasinya terhadap dunia seni peran melahirkan karakter-karakter yang terus dikenang, terutama Bajuri. Sosoknya telah memberi warna tersendiri dalam industri hiburan Tanah Air. Sebagai bentuk penghormatan atas kiprahnya, berikut 5 fakta perjalanan hidup dan karier Mat Solar yang perlu Anda ketahui.
1. Meninggal di Usia 61 Tahun Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Mat Solar menghembuskan napas terakhirnya pada usia 61 tahun setelah berjuang melawan penyakit stroke yang dideritanya sejak 2018. Kondisi kesehatannya memaksanya untuk mundur dari dunia hiburan dan fokus pada pemulihan. Meskipun sempat menunjukkan perbaikan, kesehatannya kembali menurun hingga akhirnya beliau berpulang.
2. Dikenal Sebagai Bajuri dalam "Bajaj Bajuri"
Peran Bajuri dalam sinetron "Bajaj Bajuri" yang tayang pada awal 2000-an menjadikan Mat Solar sebagai ikon komedi Indonesia. Karakter sopir bajaj yang jenaka dan kehidupan sehari-harinya bersama sang istri, Oneng (diperankan oleh Rieke Diah Pitaloka), berhasil mencuri hati penonton dan meninggalkan kesan mendalam yang masih dikenang hingga kini.
3. Karier Panjang di Dunia Hiburan
Selain "Bajaj Bajuri", Mat Solar juga membintangi sejumlah sinetron populer lainnya, seperti "Tukang Bubur Naik Haji". Perannya yang khas sebagai pria sederhana dan humoris membuatnya dicintai oleh berbagai kalangan. Dedikasinya dalam dunia seni peran menjadikannya salah satu aktor yang dihormati di industri hiburan Tanah Air.
4. Masalah Ganti Rugi Tanah Rp 3,3 Miliar yang Belum Terselesaikan
Di balik kesuksesannya, Mat Solar menghadapi masalah serius terkait ganti rugi tanah miliknya senilai Rp 3,3 miliar yang digunakan untuk proyek pembangunan Tol Serpong-Cinere. Sejak Desember 2019, pembayaran ganti rugi tersebut tertahan karena status tanah yang dianggap bersengketa, sehingga dana kompensasi dititipkan di Pengadilan Negeri Tangerang melalui skema konsinyasi. Hingga akhir hayatnya, hak atas tanah tersebut belum juga diterima oleh Mat Solar.
Rekan sejawatnya, Rieke Diah Pitaloka, yang juga anggota DPR, turut memperjuangkan hak Mat Solar. Dalam rapat dengar pendapat dengan Dirut PT Jasa Marga, Rieke menyinggung masalah ini dan berharap ada penyelesaian sebelum Lebaran. Namun, hingga Mat Solar meninggal dunia, janji tersebut belum terealisasi. Rieke pun menyampaikan permohonan maafnya karena belum berhasil memperjuangkan hak sahabatnya tersebut.
5. Warisan Karya yang Tak Terlupakan
Meskipun telah berpulang, Mat Solar meninggalkan jejak yang tak akan hilang di dunia hiburan Indonesia. Sinetron-sinetron yang ia bintangi tetap dikenang dan masih sering diputar ulang di televisi maupun platform digital. Keberhasilannya dalam membawakan karakter yang melekat di hati masyarakat menunjukkan bahwa Mat Solar bukan sekadar aktor biasa, tetapi juga sosok yang berhasil memberikan kebahagiaan bagi banyak orang melalui karya-karyanya.
Kepergian Mat Solar adalah kehilangan besar bagi dunia hiburan Indonesia. Ia bukan sekadar aktor, tetapi sosok yang telah menghadirkan tawa dan kebahagiaan bagi banyak orang. Perannya sebagai Bajuri dan berbagai karakter lainnya telah menjadi bagian dari kenangan banyak generasi. Meskipun ia telah tiada, karya-karyanya akan terus hidup, menemani dan menghibur mereka yang pernah menikmati aktingnya. Dunia hiburan kehilangan salah satu sosok terbaiknya, tetapi warisan yang ia tinggalkan akan tetap menjadi bagian dari sejarah industri seni peran di Indonesia.
Selamat jalan, Mat Solar. Terima kasih atas semua tawa dan kebahagiaan yang telah Anda berikan selama ini. Semoga amal kebaikanmu diterima di sisi-Nya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
03 April 2025
02 April 2025
29 Maret 2025
28 Maret 2025
27 Maret 2025
02 April 2025
29 Maret 2025
03 April 2025